Moudy Wilhelmina

Diposting oleh Unknown on Rabu, 27 Juli 2011

Moudy Wilhelmina (lahir di Jakarta, 23 Mei 1973; umur 38 tahun) adalah seorang pemain sinetron dan model Indonesia. Moudy memulai karier lewat ajang GADIS Sampul 1989 sebagai juara favorit. Pesinetron berdarah Cirebon,Surabaya,Belanda ini mulai dikenal dalam sinetron Buku Harian dan peran pertama antagonis dimulai lewat peran Rita dalam sinetron Janjiku bersama Paramitha Rusady. Nama Maudy makin melambung sejak memerankan Mama Rika yang jahat lewat sinetron Bidadari. Kini telah puluhan sinetron ia bintangi dan kebanyakan ia mendapat peran sebagai orang jahat dan judes. Kendati bukan menjadi juara, hanya sekadar Pemenang Favorit dalam Lomba GADIS Sampul tahun 1989. namun dari sinilah awal karier Maudy Whilhelmina di blantika sinetron. Semula Maudy bagai kurang serius. Dia berpikir serial "Buku Harian" di mana ia berperan sebagai seorang puteri keluarga Didi Petet-Ully Artha, adalah sinetronnya yang pertama dan sekaligus yang terakhir. Namun ternyata selanjutnya ia membintangi sinerton selanjutnya dan bahkan eksis di dunia sinetron.




Kehidupan pribadi

Maudy dikaruniai seorang putri. Penggemar tumbuh-tumbuhan ini sering menghabiskan waktunya di Cipanas. Dia juga senang mengkoleksi gelas (mug) dan gemar melukis. Pemeran Nyi Roro Kidul ini anak keempat dari lima bersaudara. Moudy Wilhelmina dilarang anaknya memerankan lakon antagonis. Dia sendiri punya pengalaman buruk gara-gara perannya sebagai ibu yang judes.

“Sama anak dilarang juga berperan antagonis, tapi dia mengerti, karena adanya memang itu. Ya sudah, dia mengerti juga,” ujar Moudy Wilhelmina ditemui di Cuppa Coffee, Kebayoran Lama, Jakarta, Minggu (17/10/2010).

Gara-gara peran antagonis juga, dia pernah malu keluar rumah. Tak jarang kalau sedang jalan-jalan, Moudy sering dicubit atau dipukul ibu-ibu.

“Tapi sama aku malah disuruh aja terus,” kata dia.

Namun demikian, bukan berarti Moudy tidak pernah melakoni peran protagonis. “Pernah, waktu itu jadi seorang ibu yang tiap hari cuman nangis saja, tapi nggak ada kesulitan dan biasa saja,” ungkapnya.

Moudy menambahkan anaknya sudah cukup dewasa memahami ibunya yang memerankan lakon antagonis. Nama anaknya Jingga, usia 11 tahun.

Karena kesibukannya menjalani syuting kejar tayang, Moudy menyadari jarang mendampingi anaknya. Dia saja memantau perkembangan anaknya lewat pengasuh.

“Aku enggak pernah belajar bareng sama anak. Paling mengatasinya ambil guru privat. Kebetulan anaknya juga enggak sulit diatur,” pungkasnya.

More aboutMoudy Wilhelmina

Vonny Cornelia

Diposting oleh Unknown

Vonny Cornellya Permatasari dikenal sebagai Vonny Cornelia (lahir di Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1979; umur 31 tahun) adalah seorang bintang sinetron dan pemain film Indonesia. Vonny dulu dikenal sebagai salah satu anggota grup vokal Bening. Vonny memulai kariernya sebagai model, diawali keikutsertaannya dalam pemilihan Cover Girl majalah Mode tahun 1992.

Pada tahun 1997, bersama ketiga temannya sesama model, Dewi Murniaty, Ditasiani Oktovie, Vera Soedibyo, Vonny bergabung dalam kelompok vokal Bening. Setelah itu Bening meluncurkan single Apa Yang Kau Rasakan (1998) dan terakhir tahun 2000, Bening menelurkan album Romantis dengan tembang hit-nya "Salam Semata". Seluruh album Bening dibuat oleh Musica Studios. Setelah itu mereka memutuskan untuk berkarier sendiri-sendiri. Perpisahan ini juga ditengarai karena Vonny yang terlalu sibuk di dunia sinetron sehingga terpaksa harus keluar dari Bening.




Dunia sinetron
Sinetron yang pernah dibintangi Vonny yang beragama Islam ini antara lain Biarkan Orang Bicara, Kemuning, Dewi Fortuna, Tunjuk Satu Bintang, Ali & Sevira, Sang Pecinta, Satu Cincin Dua Cinta, dan Waktu Terus Berjalan. Bungsu dari lima bersaudara ini juga pernah mencicipi bermain untuk layar lebar sebagai bintang tamu yaitu dalam film Antara Aku, Piano, dan Puisimu (2005). Vonny juga pernah menjadi finalis calon bintang Lux tahun [[2000].

More aboutVonny Cornelia

Atalarik Syah

Diposting oleh Unknown

Atalarik Syah (lahir 2 Juni 1973; umur 38 tahun) adalah model dan pemeran Indonesia. Kakak dari Teddy Syah dan Attar Syah ini memulai karier di dunia hiburan dengan menjadi seorang model. Kemudian ia merambah ke dunia sinetron, beberapa sinetron sempat ia bintangi. Hingga kini, pria bertinggi badan 185 ini masih belum menikah. Sinetron yang pernah dibintanginya di antaranya Sapu Jagat, Berikan Aku Cinta, Pernikahan Dini, dan tentu saja Putri yang Ditukar. Disusul kemudian sinetron Cinta, yang diperankannya bersama Desy Ratnasari dan Primus Yustisio. Dalam sinetron ini, ia memerankan pria yang mengidap penyakit asma yang umurnya telah divonis dokter.




Peran Prabu Wijaya Bawa Kemenangan Panasonic Award

Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, Atalarik Syah memenangkan piala Panasonic

Award untuk kategori Aktor Terfavorit.

Pria yang berperan sebagai Prabu Wijaya dalam sinetron Putri Yang Ditukar ini mengatakan sangat terharu dengan kemenangannya. Itu terlihat ketika dia maju menerima penghargaan, Atalarik berbicara terbata-bata dan matanya berkaca-kaca.

"Saya tidak menyangka sama skali. Selama 14 tahun baru sekarang dapat penghargaan, ini agak berlebihan tapi saya sampai terharu, saya terbata-bata saat ngomong. Karena saya tidak mengharapkan apa-apa, saya hanya melanjutkan profesi saya saja," katanya kepada para wartawan usai menerima penghargaan Panasonic Awards, di Ballroom XXI, Djakarta Teater, Jakarta, Jumat (25/3/2011).

Pria berusia 37 tahun itu mengatakan, penghargaan yang diterimanya bisa diberikan untuk para veteran dan artis senior seperti dirinya.

"Selama ini saya kira masanya sudah habis, ternyata tidak, saya masih dapat," ungkapnya.

Pria yang juga bersaing dengan Teuku Wisnu dan Rezky Aditya ini memaparkan, dirinya tidak pernah menyangka jika tokoh yang diperankannya berkembang begitu besar, hingga orang-orang selalu memanggilnya dengan sebutan Pak Prabu seperti pada sinetron Putri Yang Ditukar.
More aboutAtalarik Syah

Sultan Djorghi

Diposting oleh Unknown

Sultan Pasya Djorghi (lahir di Jakarta, 19 November 1976; umur 34 tahun) adalah model dan pemeran Indonesia. Ia ikut berperan dalam sinetron Namaku Mentari dan Bidadari. Sultan menikah dengan Annisa Trihapsari pada tanggal 16 Mei 2007. Saat itu Annisa masih berstatus sebagai istri Adjie Pangestu. Konon Sultan juga yang menjadi pemicu perceraian Annisa dengan Adjie. Sultan Djorghi juga seorang Mu'allaf.Adik dari Thomas Djorghi.



Konon perceraian antara Adjie dan Annisa dipicu oleh adanya orang ketiga dalam rumah tangga mereka. Pria yang dituduh menjadi 'biang' perpecahan itu adalah Sultan, yang saat itu bersama Annisa membintangi sinetron LOVE IN BOMBAY, yang menjadi ajang pertemuan mereka.

Tak hanya berakting, Sultan mulai merambah dunia tarik suara. Bukan bernyanyi solo seperti saudaranya, Thomas, namun membentuk sebuah band.

Pemeran Rusli dan Ikhsan dalam PYD ini mengaku beratnya naik 20 kg sejak menikah.

“Overweight nih. Alhamdulillah, 3 bulan terakhir ini sudah turun 8 kg,” akunya.

Padahal, kalau ingat akhir ’90-an, masa-masanya masih menjadi model, betapa ramping dan rapinya penampilan adik Thomas Djorghi ini. Sekarang Sultan tampil dengan rambut gondrong, dan berewok. Antara sengaja dan tidak sengaja.

“Kebetulan, saya di PYD juga memerankan dua karakter. Awalnya saya lupa ingatan, kemudian menjadi Rusli yang rapi, yang pengusaha. Sekarang kembali lagi ke Ikhsan, yang seperti ini. Kalau gondrong, berewokan begini, juga bukan karena pengin gondrong sebenarnya. Saya lagi mencari momen untuk merapikan rambut dan berewok ini, tapi belum ada. Karena masih menjaga kontinuitas gambar di sinetron ini. Sulit mau mencari celahnya,” jelas suami Anissa Tri Hapsari ini panjang lebar.

Ia harus bertahan dulu sampai kebutuhan gambar tercukupi.

“Tapi niatnya ibadah. Sebagian juga karena tuntutan peran, ya aku nyaman saja.”

Nah, kalau soal badan, berawal dari kebiasaan. Rupanya menjadi kebiasaan Sultan akhir-akhir ini, jajan di lokasi syuting.

Sekitar tahun 2006, sebelum menikah, berat idealnya 70 sampai 73 kg. Namun setelah menikah, berangsur-angsur berat badannya bertambah. Puncaknya 3 bulan lalu. Hampir mencapai 100 kg. Buru-buru ditangani dan turun menjadi 93 kg.

“Lalu saya benar-benar stop ngemil. Sekarang sudah kurusan lagi. Sekarang sekitar 86 kg deh,” ucapnya.

Agar seperti dulu lagi, sedikit sulit. Harus sabar dan pelan-pelan. Peringatan dari tim produksi sudah ada. Mereka tidak menekannya kembali ideal seperti dulu, hanya mengingatkan jangan sampai bobotnya bertambah lagi.

“Saya masih harus mengurangi 8 kg lagi. Caranya, enggak mau terlalu ngoyo. Takutnya kalau diturunkan secara drastis, malah sakit.”

Pertama, ia harus mengalahkan keinginannya untuk jajan di lokasi syuting. Godaan itu diakui cukup berat.

“Melawannya itu harus benar-benar dengan niat dan motivasi yang tinggi. Mencari pengalihan yang tepat, mengobrol dengan sesama pemain, kru, baca dialog, mendiskusikan dialog, jalan cerita; membayangkan, sok tahu saja, ke depannya cerita ini bagaimana. Jadi sekarang saya sudah enggak jajan. Saya tanamkan dalam pikiran saya, enggak jajan, berat badan berkurang, selain itu lebih hemat,” papar pria yang berwirausaha di bidang otomotif ini.

Agenda selanjutnya yang perlu dipertahankan, mengonsumsi makanan yang sehat dan secukupnya.

“Sayur-sayuran, ayam tanpa kulit, dan enggak digoreng,” katanya mengenai makanannya. Terakhir, meluangkan waktu olahraga, walaupun produksi kejar tayang hampir menyita 24 jam.
More aboutSultan Djorghi

Marini Zumarnis

Diposting oleh Unknown

Marini Kartika Sari Zumarnis dikenal sebagai Marini Zumarnis, (lahir di Jakarta, 24 Maret 1976; umur 35 tahun) adalah pemain sinetron dan bintang iklan. Kariernya makin melejit kala menggantikan Ayu Azhari sebagi Ibu Peri lewat sinetron Bidadari. Marini terjun ke dunia model sejak masih duduk di kelas 2 SMA. Marini mengawali kariernya sebagai pemeran pembantu dalam sinetron Lobi-lobi (1995). Sinetron lain yang dibintanginya antara lain Selangkah Demi Selangkah (1996), Bukan Perempuan Biasa (1996), Bukan Basa-Basi (1997), Doa Membawa Berkah, Ibu Pungut Dan Aku Bukan Cantik. Marini menikah dengan Denny Wardhana pada tanggal 28 Februari 1998, setelah bertemu pertama kali di bulan Agustus 1997. Pada bulan Desember 2006, Marini dan suaminya menjalankan ibadah haji yang pertama.




Di tengah kesibukan yang padat sebagai artis tak membuat Marini Zumarnis melupakan gaya hidup sehat. Tak mengherankan jika tubuhnya masih terlihat ramping meski telah memiliki satu putra.

Marini mengaku sangat intensif menjaga kesehatan tubuhnya. "Aku tergolong orang yang gemar merawat tubuh. Aku selalu mau terlihat bugar. Jadi, aku paling perhatikan soal makanan," ujar Marini saat ditemui di Senayan Square, Jakarta.

Apa rahasianya? "Aku tidak konsumsi nasi. Kalau asupan karbohidrat aku makan kentang sama roti gandum. Sedangkan minuman aku perbanyak sari buah atau jus asli," ujar pemeran sinetron 'Bidadari' ini.

Selain itu, resep selalu terlihat bugar Marini tak hanya dari makanan tapi juga dengan cara menjaga emosi. "Bersikap positif agar tidak mudah stres. Kalau perasaan bahagia bisa menjaga porsi makanan ideal. Karena itu, aku berusaha tetap happy bila ada masalah."

Marini yang saat ini sedang sibuk dengan syuting sinetron, mengaku sangat menginginkan kehadiran momongan lagi. "Ingin punya baby lagi. Aku rindu saat melahirkan, karenanya aku jaga kesehatan banget," ujar Marini berharap.
More aboutMarini Zumarnis

Citra Kirana

Diposting oleh Unknown

Citra Kirana (lahir di Bogor, Indonesia, 23 April 1994; umur 17 tahun) merupakan seorang aktris berkebangsaan Indonesia. Dia pertama kali bermain di film pertamanya seperti FTV Janji Cinta dan sinetron Nikita.
Nikita merupakan Sinetron bertemakan drama yang ditayangkan oleh RCTI yang diproduksi oleh Sinemart pada tahun 2009 mulai tanggal Senin, 9 Maret 2009 dan tamat tanggal Jumat, 17 Juli 2009 berapa jumlah oleh 126 Episode. Sebelumn sinetron ini adaptasi darisalah satu televisi serial terkenal di Jepang yaitu Tokyo Love Story dan Tokyo University Story dengan lagu tema soundtrack yang diambil berjudul Saat Terakhir yang penyanyikan vokal oleh ST 12 dengan sinetron ini dibintangi antara lain oleh Dude Harlino, Nikita Willy, Jonas Rivanno Wattimena, Dirly Idol, Cathy Sharon dan Asmirandah setiap hari pukul 18.00 WIB.



Berbeda usia lima tahun lebih tua, bukan suatu halangan artis Andrew Andika untuk mendekati pemeran Atika di sinetron SAFA DAN MARWAH, Citra Kirana. Menurut Andrew, kedekatan antara dia dan Citra terjalin sejak masih di kota asalnya, Bandung, Jawa Barat.

"Saya umurnya 21 tahun, jadi beda 5 tahunan lah. Ya kita memang dekat terus kita juga sama-sama satu kampung, Bandung." ujar Andrew saat ditemui di lokasi syuting SAFA DAN MARWAH di Studio Persari Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (24/4).

Kecantikan Tata yang alami rupanya membuat mantan kekasih Niken Anjani ini bertekuk lutut. Andrew pun sempat menyatakan cintanya kepada Tata namun sampai saat ini, wanita kelahiran Bogor, 23 April 1994 itu, belum memberikan jawabannya karena Tata ingin tahu lebih jauh lagi kepribadian Andrew. "Suka lah siapa sih yang gak suka sama Citra, cantiknya alami, juteknya juga gak kelihatan. Kita masih teman dekat, sebenarnya gue sudah nyatain cuman dia gak mau," ungkap Andrew.

"Ada saatnya pengen liat dulu aja, kaya gimana dia, pengen tahu lebih dekat lagi. Gak aku belum jawab aja. Gak tahu kapan. Kalau teman dekat sih gak papa untuk kasih spirit kita," ucap Tata menjelaskan.
More aboutCitra Kirana

Yasmine Wildblood

Diposting oleh Unknown

Yasmine Wildblood (lahir dengan nama Yasmine Leeds Wildblood di London Inggris, 11 Maret 1993; umur 18 tahun) adalah seorang pemeran Indonesia. Yasmine lahir dari pasangan Michael Brian Wildblood yang berkebangsaan Inggris dan Anita Siregar yang berkebangsaan Indonesia.
Dia memulai kariernya di bidang akting sejak tahun 2008. Pada awal kariernya dia menjadi model dari klip video grup musik Nidji pada single mereka yang berjudul "Arti Sahabat".


Ia kemudian meneruskan kariernya dengan memerankan beberapa FTV dan langsung menjadi pemeran utama sejak FTV pertamanya "Love Bodyguard". Setelah itu dia terjun ke dunia sinetron dengan memerankan Juwita pada judul sinetron "Lia" yang tayang di RCTI. Karier Yasmine semakin menanjak sejak saat itu, terbukti karena pada saat ini Yasmine menjalani syuting sinetron yang berjudul "Cinta dan Anugerah" , dia berperan sebagai Aira, yang tayang di RCTI dan sangat diminati banyak masyarakat Indonesia.
More aboutYasmine Wildblood