Tampilkan postingan dengan label Tips Mudik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Mudik. Tampilkan semua postingan

Tips Mudik yang Aman dan Sehat

Diposting oleh Unknown on Selasa, 23 Agustus 2011

Hari raya Idul Fitri identik dengan momentum untuk bersilahturahmi dan bermaaf-maafan. Karenanya tak heran jika di tanah air budaya mudik atau pulang kampung selalu terjadi setiap tahun di saat hari raya tiba.

Mudik boleh diartikan sebagai kembali ke tempat asal untuk bertemu keluarga. Dan pastinya mudik dilakukan oleh perantau yang meninggalkan kampung halaman dan keluarga tercintanya. Tujuan utama dari mudik sendiri barangkali adalah untuk berkumpul bersama keluarga, dan dengan suka cita merayakan hari kemenangan bersama-sama.

Saya sendiri juga seorang perantau. Keluarga masih banyak yang tinggal di daerah Jawa sana. Meski tidak setiap tahun atau setiap hari lebaran, mudik juga pernah saya lakukan. Untuk tahun ini sepertinya saya akan merayakan hari lebaran di Jakarta saja alias tahun ini tidak ada agenda mudik. Mudah-mudah, tahun depan diberi kesempatan untuk ikutan mudik dan mengunjungi sanak famili yang ada di kampung.

Bicara tentang mudik, apalagi menjelang hari lebaran, sudah pasti yang terlihat adalah ramai dan macet – apabila menempuh jalur darat dengan kendaraan bus umum, mobil atau sepeda motor. Pun begitu, saya punya sedikit tips mudik untuk mempersiapkan perjalanan mudik kita agar bisa terasa lebih nyaman.


1. Istirahat yang cukup sebelum berangkat mudik

Umumnya, kita berangkat mudik setelah libur kantor tiba. Dan biasanya juga banyak yang langsung berangkat selepas pulang kerja di hari terakhir. Sebenarnya ini kurang baik untuk tubuh kita, apalagi yang membawa kendaraan sendiri, tentu badan akan cepat lelah dan mengganggu perjalalanan, alih-alih malah bisa membahayakan. Jadi sebelum berangkat istirahat dulu dengan cukup.

2. Periksa kondisi kesehatan

Kalau mau mudik, bukan cuma kendaraannya saja yang perlu diperiksa, orangnya juga perlu diperiksa terutama kondisi kesehatan. Pastikan Anda yang mau mudik benar-benar dalam kondisi yang fit, sediakan juga sejumlah obat-obatan yang barangkali Anda perlukan nanti selama dalam perjalanan atau di kampung halaman.

3. Bawa bekal makanan dan minuman yang cukup

Ketika mudik, seakan-akan uang itu tidak ada harganya. Maksudnya, kalau kita kebanyakan jajan di perjalanan sama juga dengan pemborosan, lagi pula biasanya harga-harga makanan atau jajanan di perjalanan mudik cukup mahal, para pedagang suka member harga yang semaunya saja. Jadi, praktisnya Anda bawa bekal sendiri. Persiapkan dengan baik makanan dan minuman yang Anda butuhkan selama perjalanan. Tak perlu banyak, yang penting cukup.

4. Periksa kondisi kendaraan

Bagi yang membawa kendaraan sendiri, memeriksa kendaraan wajib hukumnya. Apalagi jika akan bepergian jauh. Bukannya apa-apa, memeriksa kendaraan penting adanya demi keselamatan Anda selama dalam perjalanan.

5. Istirahat yang cukup dalam perjalanan

Mengendarai kendaraan sendiri juga perlu memperhatikan kondisi pengemudi. Jangan memaksakan untuk terus berjalan, jika sudah lelah sebaik istirahat. Nikmati saja perjalanan mudik Anda, tidak usah terburu-buru.

6. Jangan sembarangan konsumsi obat/suplemen penambah stamina

Kalau saya, lebih suka yang wajar-wajar saja. Jangan memaksakan mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan yang ‘katanya’ bisa meningkatkan stamina agar tidak cepat lelah selama perjalanan. Kalau memang dasarnya tubuh sudah lelah, istirahat saja, tidak usah dipaksakan dengan mengonsumsi ini itu.

7. Manfaatkan posko-posko mudik

Biasanya, ketika musim mudik tiba, sejumlah instansi baik pemerintah maupun swasta ramai-ramai membuka posko mudik yang tujuannya membantu para mudik untuk beristirahat sejenak. Biasanya juga posko ini sifatnya gratis lho. Jadi jangan ragu untuk mampir ke posko mudik tadi, hitung-hitung istirahat.

8. Istirahat yang cukup di tujuan

Jika sudah sampai ke tempat tujuan, istirahat dulu. Jangan langsung keliling-keliling untuk berlebaran. Santai saja, biarkan tubuh kembali prima agar kesehatan Anda tidak terganggu dikala berhari raya.
Demikian tips singkat dari saya untuk mudik, semoga bermanfaat. Akhir kata, selamat mudik dan hati-hati di jalan.

Ditulis Oleh : Aji Prast
More aboutTips Mudik yang Aman dan Sehat

Tips Ponsel untuk Mudik

Diposting oleh Unknown

Ponsel menjadi alat komunikasi yang sangat penting dalam menemani perjalanan mudik Lebaran ke kampung halaman. Terlebih saat dalam perjalanan yang panjang dan melelahkan, ponsel bisa berfungsi sebagai pusat informasi, dan bahkan hiburan.

Untuk itulah perlu beberapa persiapan yang harus dilakukan, agar saat melakukan perjalanan mudik Lebaran ponsel dapat berfungsi dengan baik, untuk dimanfaatkan dengan maksimal

Dan berikut beberapa tips yang kami olah dari berbagai sumber:

1. Lakukan pengisian baterai ponsel beberapa jam sebelum Anda berpergian. Ada baiknya selama di-cash ponsel tersebut dalam keadaan off, agar dapat diisi dengan maksimal

2. Setalah melakukan cash, jangan lupa untuk memasukan charger dan aksesori ponsel lainnya ke dalam tas, agar tidak ketinggalan.

3. Bagi pengguna CDMA dan ingin membawa ponsel tersebut, sebelum pergi jangan lupa untuk mengaktifkan nomor virtual di kota yang dituju (contoh: EsiaGogo atau FlexiCombo).

4. Menyiapkan baterai cadangan untuk ponsel Anda, sangat dianjurkan agar saat diperjalanan baterai utama habis, baterai cadangan bisa difungsikan. Pastikan baterai cadangan juga dalam keadaan penuh.

5. Memanfaatkan layanan Value Added Service (VAS) khusus mudik yang ditawarkan provider bukanlah suatu hal yang mubazir. Mengingat ada beberapa konten seperti informasi tempat penting di jalur mudik dan info keadaan jalan, yang bisa dimanfaatkan.

6. Untuk pengguna smartphone maksimalkan ponsel Anda dengan fitur gratis yang d-isupport ponsel cerdas, seperti google maps dan lain sebagainya. Kegunaan Google Maps bisa digunakan sebagai GPS (Global Positioning System), yang di antara fungsi dapat menjadi peta digital, yang akan menuntun agar tidak tersesat

Semoga bermanfaat dan Selamat Mudik!
More aboutTips Ponsel untuk Mudik

Tips Aman Selama Mudik Ala Artis

Diposting oleh Unknown

Belajar dari pengalaman Idul Fitri tahun 2009, Hijau Daun tidak mau lagi kecolongan. Mereka pun memberikan tips aman selama mudik ala Hijau Daun.

Saat mereka mudik, barang-barang yang ditinggal di kost akan dimasukkan ke dalam kamar. “Ya dimasukin, jangan hidupkan lampu waktu siang, karena menandakan rumah itu kosong,” kata dia.

Ditambahkan Dide, kamar juga tidak hanya dikunci saja, tapi harus dikunci ganda. Bahkan bila perlu, sewa penjaga keamanan khusus untuk menjaga rumah.

“Ya enggak tiap kali dilihat. Yang penting dipantau aman terus, tapi harus cari orang (sekuriti) yang bisa dipercaya,” pungkasnya.

Tahun 2009, kost yang ditempati Hijau Daun sempat kemasukan maling. Meskipun tidak ada barang-barang yang hilang, namun mereka mengambil hikmah saja.

Untuk lebaran tahun ini, personel Hijau Daun mudik ke Lampung. Mereka kemungkinan membawa mobil ‘tempur’ sendiri untuk mengangkut barang-barang yang akan diperlukan dan oleh-oleh buat keluarga di kampung.(
More aboutTips Aman Selama Mudik Ala Artis

Menjaga Pola Makan Selama Mudik

Diposting oleh Unknown

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat akan melakukan perjalanan mudik. Kegiatan mudik memang sudah menjadi suatu tradisi dan budaya kental bagi masyarakat Indonesia menjelang lebaran.

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk mudik ke kampung halaman, tidak ada salahnya anda menyimak beberapa tips yang perlu anda perhatikan sebelum melakukan mudik. Selain mempersiapkan barang bawaan dan kendaraan, hal yang harus anda lakukan sebelum mudik, yakni menjaga kesehatan dan pola makan.

“Tentu saja sebelum mudik, pola makan kita harus mengandung gizi seimbang dan mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebaiknya setiap kali makan anda harus mengandung zat yang bergizi. Karena makanan yang bergizi dapat membantu anda dalam meningkatkan daya tahan tubuh,” terang dr. Cindiawaty Pudjiadi MARS, MS, SPGK, Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Medistra.

Selain menjaga kesehatan, anda juga harus bisa mengatur pola makanan selama perjalanan mudik. Ada baiknya anda membawa bekal selama perjalanan, namun bekal yang Anda bawa usahakan bukan makanan yang cepat basi. Jangan lupa untuk membawa air mineral, guna memenuhi kebutuhan air dalam tubuh selama perjalanan.

Lebih lanjut Cindiawaty memaparkan, selama perjalanan mudik, Anda juga dianjurkan untuk membawa obat-obatan, seperti obat demam, sakit kepala, obat mual, obat diare dan obat flu. Namun, ketika anak sakit keras selama perjalanan mudik, sebaiknya anda langsung membawanya ke dokter terdekat.

Penjelasan diatas merupakan tips dan trik menjaga kesehatan saat mudik lebaran. Beberapa hal tersebut harus anda lakukan saat mudik nanti, dan ada satu hal yang perlu anda hindari saat mudik, yakni hindari membawa makanan yang mudah basi, karena akan membuat sakit perut.
More aboutMenjaga Pola Makan Selama Mudik

Tips Mudik Dengan Bis

Diposting oleh Unknown

Tradisi mudik Lebaran sudah menjadi budaya warga Muslim di Indonesia. Pemerintah sudah seharusnya memberikan fasilitas supaya perjalanan lancar.

Dari talkshow bertajuk Mudik, Wajib Gak Sih yang digelar Radio Trijaya Bandung, beberapa waktu yang lalu, tersaji tips mudik menggunakan bus. Para narasumber berasal dari komunitas bus seperti Bus Mania Community (BMC) dan Syndicate Bus Lovers Indonesia (Sybindo).

Mudik, kata pengurus Sybindo, Yadi Cahyadi, bagian dari budaya yang susah dilarang. “Mudik jadi menu wajib. Harusnya difasilitasi. Mungkin saran saya yang pakai sepeda motor yang dilarang. Biar lebih aman pakai bus saja,” ungkapnya.

Sebagai penggemar bus, menurut dia, moda angkutan darat yang paling aman adalah bus. Dengan naik bus, perjalanan antar kota atau provinsi tidak akan terlalu capek.

“Sebagai penggemar bus, saya tentu pilih bus untuk mudik. Enggak terlalu capek dan bisa sambil tidur. Pakai sepeda motor kan lelah, kepanasan, dan terlalu berisiko,” sambungnya.

Maka, bagi pemudik yang ingin menggunakan bus, Yadi menyarankan supaya jangan terlalu banyak membawa barang. Apalagi menggunakan perhiasan berlebih dan uang banyak. Sebab, di terminal dan perjalanan akan ramai dan berdesak-desakan.

“Jangan lupa bawa makanan kecil, tapi enggak usah bawa rantangan," sambungnya.
More aboutTips Mudik Dengan Bis

Tips Mudik Agar Terhindar dari Bius & Hipnotis

Diposting oleh Unknown

Lebaran sebentar lagi. Pemudik yang akan menuju kampung halaman dengan menggunakan transportasi umum seperti bus diimbau berhati-hati agar terhindar dari tindak kejahatan.

Kepala Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kampung Rambutan, Dwi Basuki menyatakan bahwa tindak kejahatan yang paling banyak saat musim mudik Lebaran adalah pembiusan dan praktek hipnotis. "Dan sasarannya adalah penumpang yang berangkat seorang diri dan terlihat lugu," ungkap Dwi Basuki, Sabtu (20/8/2011).

Berikut tips dari Kepala Terminal Bus AKAP Kampung Rambutan, Dwi Basuki yang dapat diikuti calon pemudik agar terhindar dari praktek kejahatan seperti halnya pembiusan atau hipnotis.

Pertama, pemudik jangan bepergian seorang diri. Karena biasanya para pelaku kejahatan mengincar korban yang sedang sendirian di dalam kendaraan.

Kedua, jangan mudah akrab dengan orang yang baru dikenal. Jika diajak ngobrol dengan orang lain, bicaralah sekedarnya untuk menghormati.

Ketiga, jangan menerima pemberian dalam bentuk apapun dari orang yang tidak dikenal. Bila perlu, bawa makanan, minuman dan segala keperluan sendiri.

Keempat, jangan menggunakan aksesoris yang mencolok, apalagi terkesan mahal. Karena akan memancing orang lain untuk berbuat jahat.

Kelima, jangan membawa uang tunai yang terlalu banyak.

Keenam, bila menemui gerak-gerik orang yang mencurigakan, segera menghindar dan menjauh dengan berpura-pura membeli tisu, makanan atau minuman.

Ketujuh, jika tidak bisa lagi untuk menghindar, segera berikan isyarat bahwa anda memiliki saudara polisi, tentara atau bila perlu paranormal yang bisa melacak keberadaan seseorang. Sehingga pelaku pun akan berpikir dua kali untuk melakukan kejahatan.
More aboutTips Mudik Agar Terhindar dari Bius & Hipnotis

Tips Mudik Ala Menteri

Diposting oleh Unknown

Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh memberikan tips mudik kepada para pemudik, agar melakukan pengisian bensin penuh ketika akan melakukan perjalanan mudik.

Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya penumpukan pengisian BBM di satu tempat atau SPBU saja. "Saya kira ada tips sederhana untuk menghindari terjadinya penumpukan pengisian bensin di SBPU, yaitu isilah dengan penuh kendaraan ketika berangkat. Manakala dirasa perlu ada SPBU kosong segera isi lagi," seloroh Darwin, saat melakukan kunjungan unit pemasaran III depot Pertamina, Cikampek region Jawa Barat, Senin (22/8).

Darwin menjelaskan, bahwa tips tersebut diberikan mengingat banyak mengisi BBM secara berbarengan di satu SPBU tertentu. Hasilnya, pengisian BBM menjadi tidak menyebar ke semua SPBU. "Isilah tanki penuh sewaktu diawal perjalanan, dengan demikian hal itu akan membantu pemerintah dalam mengatasi penyaluran BBM," tukas dia.

Pemerintah meyakinkan bahwa pasokan bbm untuk lebaran dipastikan dalam keadaan aman. Stok BBM nasional status 21 Agustus 2011 yaitu berlaku untuk 20 hari. Untuk premium 18 hari, minyak tanah 77 hari dan solar 20 hari.
More aboutTips Mudik Ala Menteri

Tips Mudik Dengan Kendaraan Pribadi

Diposting oleh Unknown

Dalam rangka mudik Lebaran menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi (mobil) tentu ada sisi positif yang bisa Anda ambil. Biaya perjalanan yang lebih murah serta faktor kenyamanan dan keamanan keluarga, terlebih lagi jika Anda mudik bersama balita atau anak-anak. Mudik dengan kendaraan pribadi tentu saja harus melewati berbagai persiapan agar perjalanan mudik tetap mulus hingga tiba di kota tujuan dan berkumpul bersama keluarga.

Persiapan Kendaraan


Jangan lupa lakukan servis kendaraan Anda setidaknya dua minggu sebelum Anda mudik. Bengkel servis kendaraan menjelang mudik biasanya dipenuhi antrian kendaraan yang akan servis, karena itulah lakukan perawatan dan servis jauh hari sebelumnya. Ingatkan suami Anda untuk mengganti aki, mengecek kondisi rem, saringan udara dan ban mobil. Termasuk bagian lain yang menunjang kenyamanan berkendara, biasanya para pria lebih mengerti hal ini.

Penginapan, Rumah Makan, Klinik Kesehatan

Bila Anda harus menempuh perjalanan yang sangat jauh, maka Anda harus bermalam di sebuah penginapan. Ada baiknya jika Anda telah menentukan di kota mana Anda akan berhenti untuk beristirahat dan menginap sehingga Anda bisa memesan kamar di sebuah tempat penginapan. Pastikan juga Anda tahu alamat klinik kesehatan dan rumah makan di sepanjang jalur perjalanan yang Anda lewati.

Tas Khusus Pakaian

Anda telah memasukkan pakaian yang akan dipakai saat sudah tiba di rumah keluarga besar tempat tujuan mudik. Jangan lupa untuk menyediakan satu tas berisi pakaian seluruh keluarga. Ini untuk berjaga-jaga siapa tahu selama perjalanan, ada anggota keluarga yang sakit, pakaian terkena tumpahan minuman dan untuk berganti pakaian saat di penginapan. Masukkan semua pakaian dalam satu tas agar mudah membawanya. Letakkan pakaian anak-anak di bagian atas tas yang mudah terjangkau. Sedangkan untuk perlengkapan bayi, letakkan di tas lain.

Obat-Obatan Keluarga

Jangan lupa untuk membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi keluarga. Yang harus Anda persiapkan antara lain, minyak kayu putih, plester demam, obat luka, plester luka, serta obat-obatan untuk anak-anak (obat flu, demam, batuk, anti mabuk), Anda dapat berkonsultasi mengenai hal ini pada dokter keluarga. Jangan lupa untuk membawa kantung muntah bila ada anggota keluarga yang mabuk perjalanan.

Jangan Malu Bertanya

Anda tidak mudik setiap satu minggu sekali, ada kalanya kondisi jalan dan rute jalan utama sebuah kota berubah dari tahun sebelumnya. Karena itu, jika Anda merasa salah jalan atau ingin mencari lokasi tertentu, jangan malu bertanya pada pos-pos jaga mudik di sepanjang jalan utama. Bertanya pada pihak pos jaga lebih aman dan terpercaya. Jika Anda tidak menemukan pos jaga, datangi saja kantor kepolisian terdekat.

Detail Tips Mudik Dengan Mobil Pribadi

1. Cek kondisi mobil di bengkel resmi (kecuali anda mempunyai bengkel amatir yang sangat meyakinkan).

2. Cek spooring kaki-2 (kalau handling mobil gak enak/lari ke kiri/kanan)

3. Cek balancing roda (kalau naik mobil seperti naik kuda padahal jalan mulus)

4. No.2&3 tidak harus dilakukan kalau handling masih mantap.

5. Kempesin semua ban,ganti dengan nitrogen (lebih tahan panas)

6. Bawa bohlam lampu besar cadangan, pilih yang murah aja sekitar 10rb-an.

7. Kalau ada tembakau di rumah jangan dibuang, ini untuk kondisi darurat, bila AC mati dan terjebak hujan (oleskan pada kaca bagian dalam). Bisa juga dengan memakai shampo.

8. Siapkan uang receh yg banyak.

9. Silahkan membawa perlengkapan standard; tools kit, dongkrak, ban serep, kotak P3K, segi 3 pengaman (bukan CD), kunci roda, senter, syukur2 punya pompa electric [sambung dengan colokan listrik]. Ember dan beberapa biji air aqua 1 literan [untuk diminum dan siapa tahu radiator tiba-tiba ngadat dan minta minum terus]

10. Cek kondisi tubuh. Tanya pada diri sendiri, seberapa kuat kita sanggup menyetir. Kalau tidak yakin sebaiknya pakai sopir profesional (tarif berkisar 150-200 ribu/hari), atau cari co pilot.

11. Beri briefing pada seluruh peserta mudik, bahwa selama perjalanan wajib pasang muka senyum, karena muka masam tidak bermanfaat dan muka dengan senyum dapat menghilangkan penat di jalan.

12. Bagi yang mengikuti milis, segera lapor untuk menonaktifkan kenaggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)

13. Meskipun masih bulan puasa, ada baiknya bawa makanan yang terjamin gizi dan kebersihannya, karena saat mudik banyak warung yang tidak sempat nyuci piring dengan baik [akibat kelarisan]. Warung yang terjamin kebersihannya tapi kurang bergizi adalah fast food fried chicken.

14. Atur tumpukan barang mulai dari yang paling tidak diperlukan di jalan sampai yang sewaktu-waktu diperlukan di jalan.

15. Pilih SPBU yang besar untuk ke toilet, jadi kalau ngisi bensin jangan penuh-penuh biar bisa mbagi rejeki ke beberapa pom bensin [ini saran tanpa dasar tapi logis lho..!:-)]. SPBU yang kurekomendasikan adalahSPBU Candimas.

16. Jangan pernah merasa benar meskipun anda memang berada di jalan yang benar. Risikonya ditabrak orang yang salah jalan, sehingga nggak sampai ke kampung malah masuk rumah sakit. Mengalah setahun sekali banyak pahalanya. Amin.

17. Menyalip rombongan truk/bus dari kiri kadang bisa membebaskan diri dari stress [karena truk/bisnya jalan bak kura-kura lapar], tapi risiko perlu diperhitungkan masak-masak [lihat item no 16]

18. Menjelang lebaran, hampir semua majalah (terutama majalah gadget) menyediakan tips untuk mudik. Segera ambil bagian petanya, karena hal sepele ini kadang-kadang diperlukan di jalan.

19. Pastikan HaPe dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa HaPe, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada.

20. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.

21. Pilih waktu berangkat sesuai kebiasan anda menyetir, atau kebiasaan sopir menyetir. Berangkat pagi dapat menikmati perjalanan, tetapi lambat. Berangkat malem lebih cepat tapi ada bahaya ngantuk. Bila bingung, sholat dulu, minta petunjuk pada Tuhan.

22. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].

23. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

24. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku [pasport gak usah dibawa gak papa]

25. Berdoa sebelum berangkat. Berdoa sepanjang jalan dan bersyukur bila sudah sampai dengan selamat.

26. Bagi yang membawa anak kecil, pastikan semua keperluan dan kebiasaan anak sudah kita pahami, sehingga kita sudah punya jadwal kapan berhenti dan apa saja yang perlu dibawa untuk mengatasi kerewelan anak.

27. Bagi pengguna Android, Blackberry, Ipad, silahkan menjalankan aplikasi waze untuk memantau perjalanan. Bisa juga dengan fasilitas Google Maps.


More aboutTips Mudik Dengan Kendaraan Pribadi

Tips Mudik Dengan Sepeda Motor

Diposting oleh Unknown

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa mengimbau masyarakat yang hendak mudik untuk tidak menggunakan sepeda motor. Pasalnya, sepeda motor bukan merupakan moda transportasi jarak jauh.

Namun, apabila terpaksa menggunakan sepeda motor, dia meminta masyarakat melakukan persiapan-persiapan untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Berikut tips mudik dengan sepeda motor dari Komisaris Besar Royke Lumowa yang kami ringkaskan untuk Anda.

Tips Mudik Dengan Sepeda Motor

  • Pertama, cek dan ikuti standard safety untuk jarak jauh

    Dicontohkan saat berkendara, baik penumpang maupun pengendara harus menggunakan helm, sepatu, jaket, dan sarung tangan. Membawa barang secukupnya sehingga tidak melebihi kapasitas. Disarnkan tidak membawa koper.
    Satu motor hanya bisa ditumpangi dua orang. Apabila lebih dari itu, kepolisian akan menindaknya di titik pengecekan. Larangan membawa anak kecil dengan sepeda motor juga berlaku.

  • Langkah kedua adalah menyiapkan jas hujan. Persiapan ini penting dan jangan sampai tertinggal lantaran kita tidak pernah bisa memprediksi cuaca selama perjalanan berlangsung.

  • Ketiga, cek mesin dan sistem rem. Lampu-lampu juga perlu dicek ke bengkel. Motor harus masuk bengkel dulu sebelum berangkat agar mesin dan lainnya prima.

  • Terakhir, diingatkan kepada calon pemudik untuk istirahat cukup setiap delapan jam. Jangan tunggu capek. Kalau mau aman, harus sengaja diistirahatkan. Jangan dipaksakan.


Langkah-langkah itu dipaparkan Royke untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi pada masa mudik kali ini. Pada tahun 2009, sebanyak 68 pemudik bersepeda motor meninggal dunia di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sementara selama masa mudik 2010, sebanyak 62 pemudik dengan motor meregang nyawa di jalan. Angka itu diprediksi meningkat karena jumlah pemudik bersepeda motor tahun ini diperkirakan mencapai 8 juta orang atau meningkat 14 persen daripada tahun sebelumnya. Pada masa mudik 2010, jumlah sepeda motor mencapai 3,6 juta unit dengan jumlah penumpang 7,2 juta orang. Pada masa mudik 2011, jumlah sepeda motor diperkirakan 4,1 juta unit dengan jumlah penumpang 8,3 juta orang. Kalau tidak dengan kesadaran masing-masing, kecelakaan akan terus terjadi. Jadi agar mudik dengan sepeda motor berjalan dengan aman dan nyaman , diimbau masyarakat yang pakai sepeda motor untuk selalu mengutamakan keselamatan.

Tips Tambahan

1. Pastikan kondisi badan sehat. Lakukan pemanasan fisik dan persiapan mental/emosi.

2. Gunakan perlengkapan standard [helm full/half face, sarung tangan, jaket berwarna terang]

3. Siapkan perlengkapan standard [kunci pas/busi, tang, obeng min-plus, lap dan peta mudik]

4. Masukkan dulu ke bengkel resmi, untuk pemeriksaan lengkap [bensin, fuel meter, aki, kelistrikan, oli, ban, trantai, rem, kebocoran oli, lampu, kaca spion dan klakson]

5. Istirahat setiap 1-1,5 jam perjalanan. Cari tempat yang bersih untuk ISHOMA [pom bensin besar, warung fast food, dll] hindari warung yang terlalu laris [nyucinya sering kelupaan], jadi bagi-bagi rejeki ke warung yang kurang laris [tapi bersih dan murah]

6. Cukup dua orang untuk satu sepeda motor, jangan emmaksakan diri untuk mengajak anak kecil

7. Berhenti jika ingin menerima talipon [HaPe]

8. Tidak salah membawa jas hujan

9. Saat jalan beriringan, jaga jarak aman dan hindari ngobrol dengan pengendara lain. Kalau nggak kepaksa, jangan nyalip deh [apalagi dari sisi kiri]

10. Di jalan bergelombang, pakai posisi off roader [pantat diangkat sedikit, sehingga kaki ikut menjadi peredam kejut]

11. Pastikan ponsel dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa ponsel, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada. Jangan lupa bawa chargernya.

12. Ini yang sulit; bawa barang secukupnya, sesuaikan dengan kemampuan motor atau risiko motor tak terkendali akan menimpa anda.

13. Sabar dan jauhkan emosi sesaat, patuhi rambu-rambu lalin. Biarkan orang lain tidak patuh, tapi anda HARUS PATUH ! [ngerti nggak??!?? He..he..he.. kok malah aku yang emosi...!:-)]

14. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.

15. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].

16. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

17. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku

18. Bagi yang ikut milis, segera lapor untuk menonaktifkan keanggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)

19. Berdoalah sebelum melakukan perjalanan.

20. Bersyukur di setiap saat.
More aboutTips Mudik Dengan Sepeda Motor

Tips Mudik dengan Pesawat Terbang

Diposting oleh Unknown

Menjelang lebaran tiket pesawat menjadi sangat berharga karena banyak orang ingin pulang, mudik ke kampung halaman agar anda tak menunggu antrian panjang untuk mengantri tiket pesawat dan cepet mendapatkannya simak tips mudik berikut ini:

-Rencanakanlah perjalanan Anda jauh-jauh hari. Dengan demikian Anda dapat berburu tiket dengan kemungkinan mendapatkan tiket yang sesuai jadwal dan kondisi keuangan Anda, jauh lebih besar.

Taruhlah nama Anda di agen travel perjalanan. Minta tolong kepada petugasnya untuk menghubungi Anda jika sewaktu-waktu ada tiket murah yang sesuai dengan jadwal dan kondisi keuangan Anda. Sistim online yang diterapkan oleh maskapai dan travel agen berimplikasi petugas agen travel mengetahui semua tiket dan harganya di setiap penerbangan.

-Berburu tiket lewat internet (website maskapai). Pembelian tiket lewat internet mempunyai tingkat keakuratan yang tinggi. Jika memungkinkan, lakukanlah.

-Hindari penerbangan di hari sibuk seperti Jumat malam hingga Senin pagi. Hindari juga jam-jam sibuk. Pagi dan malam hari biasanya penerbangan lebih longgar karena tidak banyak penumpang yang menyukainya.

-Ikutlah program frequent flyer sebuah maskapai jika Anda sering melakukan penerbangan. Anggota program ini biasanya akan diprioritaskan dalam membeli tiket.

-Jika terpaksa masuk waiting list, tidak rugi jika nama Anda ditaruh dalam daftar tersebut. Jika akhirnya Anda terpilih namun tidak jadi terbang, tiket bisa dibatalkan.
More aboutTips Mudik dengan Pesawat Terbang

Tips Mudik

Diposting oleh Unknown

Tradisi mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah para perantau punya kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan handai taulan. Walaupun tradisi mudik sementara diklaim hanya ada di Indonesia, tetapi tidak menutup kemungkinan budaya ini juga ada di negara lain atau di luar negeri, terutama menjelang Lebaran. Beban yang paling berat yang dihadapi dalam mudik adalah penyediaan sistem transportasinya karena secara bersamaan jumlah masyarakat menggunakan angkutan umum atau kendaraan melalui jaringan jalan yang ada sehingga sering mengakibatkan penumpang/pemakai perjalanan menghadapi kemacetan, penundaan perjalanan.

Entah anda ini seorang pejabat tinggi, direktor maupun pengusaha, ketika dirantau anda tetap saja Mr Nobody atau sekedar nomor saja, tetapi dikampung halaman sendiri kita dapat menghayati kembali makna kedudukan sebagai adik, paman, keponakan, saudara ataupun anak.

Disitu kita dapat merasakan kembali kasih sayang tanpa pamrih, kasih sayang yang tulen bukan hanya sekedar basa-basi. Dengan tinggal beberapa saat saja di desa, kita dapat menyadari kembali makna sosial dari seorang tetangga, sahabat ataupun saudara, jadi bukan hanya sekedar sebagai orang lain yang tinggal di seberang rumah atau di samping meja kerjanya seperti yang dihayati di Kota. Di kampung halaman kita bisa mendapatkan kembali harkat dan nilai kemanusiaan kita lagi.



Yang menjiwai Tradisi Mudik adalah semangat silaturahmi. Menjaga hubungan, baik dalam keluarga maupun di masyarakat daerah asal para pemudik. Secara tradisionil, menjaga hubungan tersebut dengan kontak fisik, datang langsung, bertemu muka dengan muka. Sehingga di era kemajuan informasi seperti sekarang ini, dimana hubungan bisa terjalin dengan perangkat canggih alat telekomunikasi baik handphone dan atau internet: ternyata belum bisa menggantikan tradisi mudik.

Mudik, Budaya atau Kewajiban?

Tertarik dengan fenomena mudik ini yang memperlihatkan bahwa betapa kuat hubungan batin antara penduduk yang merantau di kota dengan keluarga / orang tua yang tinggal di kampung halamannya, saya mencoba melihat dari sisi budaya mudik yang rutin terjadi di negeri ini.
Mudik, kalau dilihat dari sisi ekonomi adalah akibat dari perginya orang-orang dari daerah masing-masing menuju ibu kota untuk mengadu nasib. Dengan berbekal keyakinan bahwa kehidupan di kota lebih baik daripada di desa, mereka berjudi dengan masa depannya dengan berbagai mimpi yang berbeda-beda. Syukur-syukur nasib yang bersangkutan itu beruntung sehingga sewaktu pulang kampung bisa memamerkan hasil jerih payahnya selama di perantauan, entah itu mobil / motor baru, penampilan baru dan segala sesuatu yang baru.
Mungkin mereka malah akan mengurungkan niatnya dan merencanakan untuk mudik lagi di tahun depan bila kondisi lebih memungkinkan. Entah memungkinkan dalam hal ongkos atau malah dalam hal pamer. Karena bagi kaum perantau, mudik adalah keharusan yang tidak boleh tidak dilakukan tanpa perduli apakah uang di dompet cukup untuk mudik dan kembali lagi ke kota atau tidak. Atau apakah transportasi (bagi pemudik yang memanfaatkan jasa trasnportasi umum) selama di perjalanan nyaman atau tidak, pokoknya mudik dulu supaya bisa shalat Ied dan bersilaturahmi di kampung. Perkara nanti bisa balik lagi ke kota atau tidak ya urusan nanti.. bisa dipikirkan lagi.
Yang menarik di sini adalah, tidak sedikit dari pemudik yang berasal dari daerah-daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang “nekad” melakukan mudik bersama keluarganya dengan menggunakan sepeda motor tanpa memperdulikan keletihan, kemacetan dan bahaya maut yang mengintai selama di perjalanan. Apa ini artinya? Jawabannya adalah adanya keinginan yang kuat untuk bisa bersilaturahmi dengan orang tua dan keluarga di kampung sehingga mengalahkan segala keletihan dan
resiko maut yang mengintai di jalan raya.

Tips Mudik


Berikut tips mudik bagi anda yang hendak bersilahturahmi kepada keluarga di kampung halaman :

Meninggalkan Milis

Bagi anda yang aktif bergabung dengan sebuah milis, pastikan anda merubah message delivery sehingga anda tidak mengalami kelebihan kapasitas yang berpotensi membuat anda kena bounching.

Untuk perubahan ini mudah saja, anda tinggal mengirim email kepada moderator untuk permohonan berhenti dari milis atau menerima diggest (rangkuman email perhari).

Kondisi Tubuh

Pastikan bahwa sebelum mudik anda dan keluarga berada dalam kondisi yang fit. Terutama bagi driver

Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil

Sebelum dipakai 'bertempur' alias mudik, periksakan kondisi kendaraan anda di bengkel langganan ((tune-up komplit, rem, ban, wiper, radiator, tali kipas/AC, aki, dll). Dan jangan lupa membawa perlengkapan alat-alat mobil (tools kit), dongkrak, tali derek, ban serep, kotak P3K, segitiga pengaman, kunci roda palang, senter,dll.

Bawa Air Mentah

Bawalah air mentah di dalam jerigen 5 liter atau jika tidak ada jerigen bisa memakai bekas botol air mineral besar (1 literan) untuk mengisi radiator bila kurang. Ar juga bisa untuk mencuci tangan bila selesai ganti ban kalau bocor atau kempes. Tak ada salahnya ada juga membawa sabun. Air ini juga berguna bila bawa anak kecil/bayi tiba-tiba 'pup' saat kita tengah berada di daerah yang sulit air (misalnya: sawah, hutan)

Bekal Makanan

Pastikan anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian Bus Antar Kota karena di saat-saat seperti itu dikhawatirkan cara masak dan mencuci piringnya kurang bersih karena pengunjung sangat padat dan banyak yang harus dilayani.

Lebih terjamin bila anda membawa makanan sendiri. Tapi kalau bekal habis anda bisa masuk ke dalam kota dimana anda lewat untuk mencari restoran fast food fried chiken. Yang pasti anak-anak suka dan lebih baik kebersihannya.

Packing Barang/ Muatan Dengan Benar

Urutkan barang/ muatan berdasarkan tingkat kebutuhan. Yang memiliki kemungkinan sangat besar dibutuhkan saat dalam perjalanan diletakkan di tempat atau posisi yang paling mudah dikeluarkan. Supaya tidak perlu bongkar muat tiap kali butuh sesuatu.

Kebelet Pipis

Ini adalah masalah rutin para pemudik. Untuk anak-anak dan laki-laki sih hal ini bukan masalah besar, tinggal berhenti saja di pinggir jalan dan beres deh. Tapi untuk para wanita ini bukanlah hal yang mudah. Untuk mengatasinya carilah pompa bensin yang besar pasti ada toiletnya yang cukup bersih, bila kotor, cari lagi berjalan beberapa kilometer. Atau anda bisa juga mencari Wartel, Kantor Polisi, Pusat Pertokoan, Losmen, Hotel, Masjid, dll.

Raja Setan Jalanan

Yang harus diingat adalah jika kita berkendara dengan mobil pribadi di Jalur Pantura adalah siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini "Raja Setan Jalanan Pantura". Jangan coba-coba adu balap meski kita ada di jalur yang benar. Bila dari arah berlawanan tiba-tiba ada Bus yang melancangi truk gandeng yang berjalan lamban, Anda harus siap mengurangi kecepatan dan minggir ke kiri.

Bahkan bila perlu turun/keluar dari jalan aspal. Jangan ambil resiko, lebih baik mengalah. Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung halaman dengan selamat?

Si Keong dan Si Kura-Kura

Lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk engkel. Kalau truk-truk ini dikenalnya sebagai si Keong atau si Kura-Kura karena begitu lamban jalannya. Bagi mereka yang sering lewat Pantura pasti tahu betapa menjengkelkannya kendaran ini. Sudah jalnnya lambat, mereka 'ngotot' berjalan di jalur kanan pula.

Jika bertemu dengan tru jenis ini kita harus ekstra sabar dan hati-hati, cobalah menyalip dari sebelah kiri. Minta co-driver melihat ke depan apakah lajur depan sebelah kiri kosong dan aman untuk menyalip atau tidak? Yang perlu diperhatikan adalah apakah di kiri depan ada motor,becak, sepeda, mobil mogok/parkir, lobang, jembatan sempit, dll.

Bila aman tak ada halangan menyaliplah "dari jalur kiri" dengan tetap waspada, apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk yang panjang.

Bawa Peta Jalur Mudik

Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor telepon penting, info tol sepanjang Pulau Jawa, dll.

Bawa HP & Chargernya

Sebaiknya sebelum berangkat charge HP anda sampai penuh. Untuk daerah/area tertentu yang Anda lewati akan terjadi "blank spot" untuk kartu tertentu, lebih baik jika salah satu anggota keluarga punya HP dengan kartu yang berbeda. Jadi bila terjadi blankspot masih bisa pakai HP satunya lagi.

Memonitor Milis

Bila ada kesempatan, sekali-kali monitorlah milis yang anda ikuti, siapa tahu ada teman yang sedang on-line. Bagi yang tidak punya laptop, tidak perlu berkecil hati, anda tinggal mencari warnet saja bukan?

Obat-Obatan

Bawa obat-obatan yang biasa digunakan, jangan lupa itu! Terutama untuk anak-anak.

Waktu Berangkat

Jika anda berangkat pagi jam 06.00: Bisa lihat pemandangan, restoran dan bengkel mobil pasti buka, bila mobil tua dan AC kurang bagus anak- anak kasihan akan tersiksa karena panas apalagi kalau macet, sepanjang jalan yang dilewati kita akan ketemu pasar tradisional di kota kecamatan/kabupaten yang pasti macet, banyak orang menyeberang, becak, sepeda, ojek, dll, ketemu dengan "Panitia" Pembangunan Masjid yang minta sumbangan.

Harap hati-hati dengan drum yang ditaruh di tengah-tengah jalan, jangan sampai ngebut melewati mereka. Bagi anda yang berkacamata minus sebaiknya jalan pagi saja.

Berangkat sore/malam jam 17.00: Tidak bisa lihat pemandangan, hanya restoran dan bengkel 24 jam saja yang buka, anak-anak bisa tidur tidak ribut, tidak panas baik di dalam mobil maupun di luar, tidak ada pasar tradisional, tidak ada Panitia Pembangunan Masjid. Bila kita mau menyalip di tikungan akan kelihatan dari sinar lampu mobil dari arah berlawanan. Hanya saja kita harus ekstra hati-hati dan jangan sampai mengantuk.

Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT

Ini dimaksudkan agar Anda bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu di rumah Anda.

Arus Balik dan Pulang Balik

Harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik setelah mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya harus sudah masuk kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti kelelahan kan? Ada baiknya ambil waktu sehari istirahat sebelum besoknya melakukan aktifitas rutin.

Uang Tunai

Bawa uang tunai secukupnya, tak perlu bawa banyak-banyak, toh ATM banyak sekali dijumpai di daerah.

Bawa Kaset/CD

Bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda, agar suasana tidak jenuh, bosan dan sekaligus membawa suasana gembira.

Stiker

Tempelkan stiker favorit Anda atau tanda pengenal komunitas tertentu di kaca belakang mobil /spatboard kendaraan Anda. Siapa tahu nanti di perjalanan Anda berjumpa dengan teman baru?

Catatlah nomor telepon penting

Dengan mengantoingi nomor telpon polisi, Jasa Marga, Info jalan tol akan sangat membantu saat anda mengalami masalah dalam perjalanan.

Mintalah lembar informasi kepada bengkel ATPM

Pastikan anda meminta yang sesuai merk kendaraan, anda bisa juga meminta pada Jasa Marga, biasanya mereka membuat semacam leaflet yang dibagikan secara gratis yang berisi info mudik seperti daftar posko bengkel jaga beserta nomor teleponnya, rute mudik rawan macet, restoran, SPBU, ATM di sepanjang rute perjalanan mudik.

Frekwensi radio

Ini akan membantu memberikan informasi mudik di sepanjang rute perjalanan Anda. Anda bisa juga mendengarkan radio untuk mendapatkan info yang Anda inginkan.

Bawa Perlengkapan Shalat

Membawa perlengkapan Shalat terutama untuk para wanita itu sangat penting. Walaupun untuk Shalat perlengkapannya bisa kita temukan di Mushola-mushola atau Masjid-masjid di perjalanan tetapi membawa perlengkapan Shalat pribadi dipandang lebih baik untuk memperlancar ibadah kita dan mendapatkan perlengkapan yang sesuai / bersih sebagai jaminan mantapnya Shalat yang kita lakukan.

Setelah semua hal diatas anda siapkan dengan cermat, jangan lupa untuk selalu BERDOA sebelum memulai perjalanan. Selamat mudik, semoga selamat sampai tempat tujuan.
More aboutTips Mudik